31 Juli 2019 11:57:36
Ditulis oleh PUDIANTO

Website Desa dalam bingkai Tuban Smart City

http://www.sidotentrem-bangilan.desa.id -  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tuban, mengadakan Sosialisasi dan Pelatihan Website Desa serta Pemanfaatan Aplikasi Taprose Temanku dan Aplikasi Tuban Smart City di Pendopo Kecamatan Bangilan, Rabu (31/07).
Sosialisasi dibuka oleh Bapak Deny Susilo Hartono, S.STP., MM. selaku camat Bangilan. Dalam pembukaan sosialiasi beliau berpesan agar di zaman milenial dewasa ini desa bisa mengikuti perkembagan zaman di bidang teknologi informasi secara cepat. Lebih lanjut disampaikan beliau bahwa di kecamatan bangilan akan diterapakan e-survey. e-survey merupakan sebuah aplikasi untuk mengukur indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kecamatan. Acara diikuti 14 peserta yang terdiri dari perwakilan semua desa di Kecamatan Bangilan.
Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Teknologi Informasi pada Diskominfo Tuban Agus Heru Purnomo, SP., mengatakan bahwa tujuan dari Pelatihan ini adalah untuk memberikan bimbingan teknis pengelolaan website desa serta pemanfaatan Aplikasi Pengaduan Masyarakat Taprose Temanku dan Aplikasi Tuban Smart City.
Selain itu, lanjut Agus, Bimtek tersebut juga sebagai bentuk dukungan terhadap Tuban yang masuk menjadi 100 Kota Smart City di Indonesia, yang sesuai dengan arahan dari bupati bahwa desa diharapkan mempunyai website sebagai wadah untuk sosialisasi dan transparansi informasi.
Website desa di Tuban menggunakan Sistem Informasi Desa. Dalam sistem ini, setiap desa selain bisa memposting berita desa dan informasi lain kepada publik para admin website desa juga dilatih untuk mengelola administrasi desa. Administrasi desa antara lain, pelayanan surat menyurat, kependudukan dan administrasi lainnya. Lebih lanjut pelatihan yang disampaikan oleh Widyi Utomo, S.Kom staf Diskominfo juga diterangkan bahwa surat menyurat yang ada di system ini juga akan diintegrasikan dengan aplikasi Tuban Smart City. Dimana, surat menyurat yang dihasilkan oleh sistem akan ada tanda tangan digital.
Dengan adanya website desa, widyi berharap informasi transparansi keuangan desa serta segala potensi desa bisa dikabarkan kepada masyarakat secara luas. (md/sdtentrem)



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus