22 Agustus 2019 17:32:26
Ditulis oleh MUDIONO

MAHASISWA KKN PAR STAI AL HIKMAH TUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI PENGENALAN BANK SAMPAH

http://sidotentrem-bangilan.desa.id -

Masyarakat Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban mendapatkan informasi mengenai sosialisasi pengelolaan bank sampah. Sosialisasi ini berlangsung di balai desa Sidotentrem yang di hadiri oleh elemen warga Desa Sidotentrem mulai dari perwakilan Bapak Camat Bangilan, kepala desa beserta jajaran perangkat, ketua BUMDES, pihak lembaga pendidikan, dan perwakilan masyarakat desa Sidotentrem, Rabo ( 21/08/2019 ) yang dilakukan oleh fasilitator mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Participatory Action Research ( KKN PAR ) STAI AL HIKMAH TUBAN.

Menurut hasil penelitian yang disampaikan oleh pemateri dari pihak LSM Srikandi, bahwasanya dalam satu keluarga kita mengeluarkan sampah kurang lebih 2 kg dalam setiap harinya. Jika dihitung berdasarkan sampel warga dusun yang berada di Desa Sidotentrem dalam satu RT yang berjumlah 40 orang, maka dalam setiap harinya kita memproduksi sampah sebanyak 80 kg. dan jika dikalkulasi dalam waktu satu bulan sampah yang dihasilkan salah satu sampel warga Desa Sidotentrem sebanyak 2.400 kg.

Dengan melihat kalkulasi dari sampel tersebut, dengan adanya pengelolaan bank sampah, lingkungan akan menjadi sehat, dan ini dapat menumbukan kesadaran masyarakat tentang lingkungan, meski secara keseluruhan untuk menumbuhkan kesadaran tentang sampah cukup sulit. Ujar Bapak Masroji selaku kepala desa.

“ dengan adanya bank sampah di Desa Sidotentrem ini akan sangat membantu dan memudahkan saya dalam bekerja, dan saya bersedia mengambil sampah di setiap rumah warga,” ungkap Bapak Parno, yang kesehariannya bertugas mengambil dan membeli sampah. Dalam hal ini mahasiswa kuliah kerjanyata dengan sengaja mengundang dan mengharap kehadiran Bapak Parno.

Dalam sosialisasi pengelolaan bank sampah, mahasiswa KKN PAR mendatangkan Lembaga Swadya Masyarakat syarikat masyarakat mandiri( LSM Srikandi ) sebagai pembicara yang bersedia memberikan informasi mengenai bank sampah dan biogas.

“Alangkah baiknya mahasiswa segera menindaklanjuti sosialisasi yang dilakukan hari ini, supaya program ini tidak hanya sekedar menjadi wacana saja, tetapi harus ada tindak lanjutke depannya. Dan mahasiswa KKN memiliki laboratorium sendiri yang dapat digunakan sebagai percontohan nantinya,” ucap Bapak Ahmad selaku Direktur LSM Srikandi. (kkn/alhikmah)



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus